MEMBER LOGIN
REVIEWS
Merayakan 50 Tahun Lagu Rock Pertama Belanda

Rabu, 29 Oktober 2008
Apa lagu pertama dalam sejarah musik pop Belanda? Jawabannya: Rock Little Baby of Mine dari Tielman Brothers, pada 1958. Informasi ini valid dan resmi, boleh dicek dari sumber mana pun. Bahkan ia dianggap sebagai permulaan budaya pop di negeri itu. Karena itulah, pada 2005 lalu, Andy Tielman mendapatkan bintang jasa Orde van Oranje-Nassau dari Ratu Beatrix, atas jasanya mengembangkan musik pop Negeri Kincir Angin itu. Dan, karena itu pula, pada 3 Oktober lalu, ada perayaan 50 tahun musik pop Belanda bertajuk “50 Jaar Nederpop” di Heineken Music Hall, Amsterdam, di awali dengan sang legenda indorock membawakan lagu bersejarah itu. Pengisi acaranya dari berbagai generasi, yaitu De Dijk, Junkie XL, Krezip, Spinvis, Bløf, Boudewijn de Groot, Voicst, Jan Akkerman, Piet Veerman, Alquin dan Hans Vermeulen (tapi mengapa tak ada Golden Earring, Focus, dan Kayak, ya?).Informasi seputar lagu pertama dalam sejarah musik pop Belanda hadir dalam kata pengantar album 21st Century Rock, yang merupakan kolaburasi antara Andy Tielman dengan musisi juniornya: Tjendol Sunrise. Dan untuk memperingati ulang tahun emasnya, mereka membawakan versi baru Rock Little Baby of Mine. Versi 2008 itu terasa lebih keras dan enerjik dari orisinalnya, dan sudah tidak begitu terasa ada kesan meniru cengkok Elvis Presley.
Patrick Kerger, sang penulis kata pengantar yang juga vokalis dan gitaris utama Tjendol Sunrise, tak mampu menutupi kekagumannya terhadap Andy Tielman. Lihat saja lagu pembukanya berjudul Introducing Andy Tielman, yang mirip dengan lagu tema Batman dan Superman (silahkan dengar seruan mereka: Is it a bird? Is it a plan? It’s Andy! Tielman…). Lagu lain yang senafas adalah instrumentalia berjudul Andy’s Rock karya Marc Doornweerd, sang vokalis dan gitaris TS. Tentu ini sebuah tribut mengingat Andy acap membawakan lagu instrumentalia berbalutkan irama indorock dan acap diselipi nuansa Hawaiian.
Di album ini terdapat pula Who’s That Man, komposisi terbaru Andy, yang di awalnya beratmosfir swing dengan tiupan terompet dari Wiebke Pahrmann dan di tengah bergaya funk a la Red Hot Chili Peppers.
Patrick menyatakan bahwa judul 21st Century Rock adalah cermin dari album ini, yaitu semangat menembus batas rock n roll dan music modern dan menemukan sebuah gaya musikal baru seorang Andy Tielman. Tapi ada faktor lain, yaitu hadirnya tembang 18th Century Rock yang merupakan adaptasi dari gubahan Mozart, Sonata in C.
Tentu saja, ada lagu-lagu dari rekaman awal Tielman Brothers (Hello Catharina, Record Hop, Swing it Up, The Carioca), juga favorit Andy (Rosaaleena, When I Fall in Love, Nice Guy,, in the Mood), serta karangan TS (My Little One). Sebuah lagu bonus, I Can’t Forget You versi a capella menjadi penutup manis album ini,
Yang menarik, saat peluncuran album itu, di Pasar Malam Besar 2008, Reggie Tielman--anggota The Tielman Brothers yang masih hidup selain Andy--hadir, walau dalam keadaan sakit-sakitan. “Katanya, penampilan Tjendol Sunrise mengingatkan pada masa mudanya, ungkap Patrick. Dan rocker gaek yang kini tinggal di Slotermeer, Amsterdam itu pun meminta tanda tangan Patrick. :”Bayangkan, pahlawan saya meminta tanda tangan saya.” Tokoh yang membuka acara itu adalah Jan Akkerman, salah satu gitaris terbaik dunia.
Kolaburasi Andy Tielman dengan Marc D (vocal, gitar), Patrick Kerger (vocal, gitar utama), Willy Pieters (vocal, bas betot), dan Dennis Kneulman (vocal, drum) zini adalah simbol estafet antar-generasi. Andy memang dikenal acap membantu band-band muda untuk tampil ke atas pentas rock Belanda. Album ini direkam Februari-April tahun ini di Haarlem, Belanda dan bekerjasama dengan organisasi Pasar Malam Besar Tong Tong, Den Haag. (Ekky Imanjaya, pengamat Indo-rock, Amsterdam)
| Artist / Band | Andy Tielman |
| Judul Album | 21st Century Rock |
| Label | Indie |





