MEMBER LOGIN
OLDIES
K3S, Tiga Musisi yang Melahirkan Karya Berbobot

Selasa, 26 Mei 2009
Bagaimana jika tiga musisi dan penyanyi disatukan lalu membentuk sebuah grup musik? Bisa dipastikan karya apik akan terlahir. Itulah yang sudah dibuktikan oleh "Kelompok 3 Suara (K3S)" yang dimotori; Bagoes AA, Dian Pramana Poetra, dan Deddy Dhukun. Seperti yang kita ketahui,Bagoes AA adalah seorang komposer dan arranger handal yang sudah banyak mengorbitkan banyak penyanyi, Dian Pramana Poetra adalah seorang pencipta lagu, sekaligus vokalis solo dengan suara lembut, sementara Deddy Dhukun adalah penyanyi dan pencipta lagu yang banyak melahirkan tembang-tembang hits. Dari kelompok musik yang dikenal dengan "K3S", ini sebetulnya sudah melahirkan tiga buah album, yakni ; 17 1/2 tahun keatas (1985), o..ya ? (1987), dan bohong (1987). Totalitas penggarapan ketiga album K3S sangat terlihat, mulai dari lagu-lagu yang disodorkan, termasuk sejumlah penyanyi dan musisi pendukung, sebut saja Raidy Noor, Yockie S, Uce Hariono, Tito Sumarsono. Addie MS hingga Iwan Fals. Tak heran, ketiga album ini laris dipasaran dan menjadi incaran kolektor dan para penggemar musik Indonesia.
Dalam kesempatan ini, penulis ingin sekedar sharing tentang album kedua K3S, O..ya ? , yang dirilis tahun 1987 oleh PT Musica Studio. Dalam album berisi 11 lagu ini, K3S dibantu sejumlah musisi dan penyayi, seperti Iwan Fals, yang turut andil dalam pembuatan lagu "Ratu dan Raja", kemudian Tito Sumarsono, Youngki Soewarno, dan Mayda.
Sesuai dengan judul albumnya, K3S menempatkan lagu O...Ya? dalam urutan pertama. Dan memang benar, lagu ini menjadi Hits K3S dan sempat bertengger dalam top ten lagu indonesia saat itu. Syair yang bercerita tentang seorang yang sedang jatuh cinta dan mendapatkan kekasih pujaannya itu dibawakan dengan sempurna oleh K3S. Paduan vokal Dian Pramana Poetra dan Deddy Dhukun pas bersinergi dengan karakternya masing-masing. Syairnya mudah diingat, musiknya enak didengar menjadi poin selanjutnya yang membuat lagu ini semakin apik.
Sumpah mati
padamu kujatuh hati
sumpah mati
padamu kujatuh cinta
namun sayang
ku tak sempat
berkenalan dengan mu
dari hati ke hati
lalu bicara cinta
berdua...
Ingin kumengejar
Seribu bayanganmu
namun apa daya
tangan tak sampai
memang benar
apa kata pepatah
kalau jodoh
tak lari kemana
duhai kekasihku.
Harmonisasi vokal antar penyanyi, plus dukungan backing vokal, membawa setiap lagu menjadi lebih dinamis. Misalkan dalam tembang "Bidadari", Vokal Deddy dhukun yang agak ngebas, ditimpali backing vokal wanita menjadikan musiknya enak didengar. Apalagi timpalan permainan solo pianonya Bagoes AA, membuat lagu bernuansa pop jazz semakin keren.
Jika Anda ingin menyimak permainan gitar Raedy Noor, silakan dengan "Kembali Untukmu" yang dibawakan K3S dengan vokalnya yang padu, termasuk backing vokal. Komposisi musik yang dihasilkan sebenarnya sederhana, namun timpalan sejumlah alunan suara alat musik, termasuk besutan gitarnya Raedy Noor membuat lagu ini semakin berkarakter.
Alunan musik Jazz dan Reagge bisa didengarkan dalam tembang "TST"- Tahu Sama Tahu (?). Musik lagu ini digarap simpel dan easy listening. Kombinasi unsur solo piano, plus gitar dan dipadu dengan vokal Dian Pramana Poetra, dengan intonasi rendah hingga tinggi, menjadikan kombinasi musik yang enak didengar.
Beda lagi dengan "Yang Terbaik Bagi Kita". Alunan musik slow dengan vokal lembut menjadikan lagu ini begitu "menyentuh", apalagi syairnya bercerita tentang kekasih yang putus cinta, puitis dan mendalam.
Sayang K3S segera membubarkan diri sebagai grup tahun 1987, namun beberapa personelnya tetap berkiprah memberikan karya terbaru dalam khazanah musik Indonesia. Sukses selalu buat Bagoes AA, Dian Pramana Poetra dan Deddy Dhukun, salam musik indonesia. [lysthano/foto: sampul kaset koleksi pribadi]
| Artist / Band | K3S |
| Judul Album | O..ya |
| Label | Musica |






