NEWS

Batal Nonton The Changcuters, Penonton Ngamuk

Senin, 17 November 2008

Batalnya penampilan The Changcuters di acara Solo Bike Day di Velodrom Manahan Solo, Minggu (16/11) mengakibatkan ratusan penonton mengamuk. Mereka merobohkan pagar pembatas panggung, membanting dan merusak sejumlah kursi serta menyobek spanduk di panggung maupun di sekeliling velodrom.

Kekacauan berawal dari molornya waktu pertunjukan band asal Bandung tersebut. Sedianya mereka manggung pukul 16.00 WIB, namun hingga lebih dari satu jam grup itu belum juga tampil. Bahkan usai penampilan para dancer dari Butterfly dan grup musik lokal Samalona Band, sekitar 17.00 WIB panggung dibiarkan kosong tanpa ada pengumuman apapun dari panitia. Selanjutnya sekitar pukul 17.15 WIB, satu persatu alat musik di atas panggung dikemasi dan diturunkan. Grup itu pun akhirnya batal tampil.

Sekitar lima menit kemudian puluhan penonton yang semula berada di sekitar panggung mulai memasuki belakang panggung sebelah kiri. Mereka menanyakan kepastian The Changcuters tampil namun tidak mendapatkan jawaban. Sementara di bagian kiri panggung, puluhan penonton menggoyang-goyang pagar pembatas dan berteriak menanyakan kapan grup asal Bandung itu tampil.

Semakin lama suasana kian memanas, puluhan penonton, maju dan merusak pagar pembatas yang berada depan panggung, sebagian menyobek spanduk dan ada pula yang membanting kursi. Beruntung kerusuhan itu dapat segera diredam aparat keamanan yang segera membubarkan penonton.

Salah satu penonton, Jak, mengaku datang dari Salatiga karena ingin menonton Changcuters. ”Sudah jauh-jauh datang ke sini dan bayar Rp 25.000, namun tidak dapat nonton Changcuters, jelas saya rugi,” ujarnya.

Sementara itu, ketika ditemui Espos di Hotel Lorin, Manajer Changcuters, Asep Keusik, mengutarakan Changcuters batal manggung karena panitia melanggar ketentuan yang telah ditetapkan. ”Panitia di antaranya belum membereskan masalah administrasi hingga hari H,” imbuhnya.

Ia menjelaskan seharusnya uang muka (DP) sudah lunas sehari sebelum hari H, namun hingga hari H mereka juga belum membayar. ”Kami ke sini karena tidak semata-mata masalah uang. Meski belum dibayar kami tetap datang ke sini. Itu karena kami menghargai event ini dan para penonton. Namun dari panitia sendiri kok malah lari dari tanggung jawab,” imbuhnya.

Ia mengutarakan Changcuters sudah melakukan persiapan, bahkan pada pukul 15.30 WIB mereka telah siap akan berangkat ke venue. ”Namun karena banyak hal yang belum jelas, termasuk juga rundown acara. Jadi pada 15.30 WIB itu pula kami memutuskan untuk tidak manggung,” imbuhnya.

Hingga saat ini ia mengutarakan kesulitan untuk menghubungi pihak Cockpit Management selaku panitia. ”Saya sendiri sampai sekarang masih belum bertemu dengan pihak panitia,” imbuhnya. Sementara ketika disinggung mengenai tindakan yang akan ditempuh, pihaknya akan menyelesaikan secara kekeluargaan.

Salah seorang personel Changcuters, Dipa mengaku kecewa karena tidak dapat manggung. ”Sedih dan kecewa juga, karena tidak bisa manggung. Kami ingin bertemu dengan penonton di Solo. Karena selama ini tanggapan penonton sangat bagus,” imbuhnya. Food & Baverage Manager Lorin Business Resort & Spa, Arif W mengutarakan pihaknya mengaku dirugikan karena sekitar 18 kamar hotel yang telah di-booking dan ditempati di antaranya oleh personel Changcuters hingga saat ini belum dilunasi. ”Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membicarakan masalah ini.”

Terpisah, mengenai mengamuknya penonton itu Kapoltabes Solo Kombes Pol A Syukrani melalui Kasatreskrim Kompol Suharyanto mengatakan, hal tersebut bukan merupakan kerusuhan, namun sejumlah penonton tidak puas dengan konser musik tersebut. Hingga tadi malam, belum ada satu pun penonton yang diperiksa terkait kasus itu.

”Sejumlah orang tidak puas karena datang untuk menonton grup musik yang dijanjikan tapi yang keluar malah grup musik lain. Saat ini memang belum ada laporan resmi, namun kami sudah melakukan penyelidikan,” kata Suharyanto saat dihubungi Espos, Minggu malam. Dia mengatakan, pihaknya siap menindaklanjuti kejadian tersebut. Bahkan, lanjut dia, pihaknya akan memanggil pihak-pihak terkait dalam kejadian tersebut.

dikutip dari SOLOPOS

baca berita di lintas berita
EVENTS
  • Nidji
    Rabu, 7 Januari 2009
    Jakarta
  • Cokelat
    Kamis, 8 Januari 2009
    TransTV
  • Gita Gutawa
    Kamis, 8 Januari 2009
    Live @ Bekasi Square pukul 07.30 WIB
  • Slank
    Sabtu, 10 Januari 2009
    Lapangan Demangan - Madiun
  • Netral
    Sabtu, 10 Januari 2009
    Jakarta
  • Cokelat
    Sabtu, 10 Januari 2009
    Smart Toon, Hongkong
  • Nidji
    Minggu, 11 Januari 2009
    Jakarta
  • Gita Gutawa
    Minggu, 11 Januari 2009
    @ Studio 1 Indosiar pukul 19.00 WIB
selengkapnya »